Makna Waktu (for my brothers)

jika engkau bertanya tentang makna waktu 1 tahun, cobalah bertanya kepada seorang ibu yang belum lama melahirkan kandungannya.
jika engkau bertanya tentang makna waktu 6 bulan,cobalah bertanya kepada seorang pelajar yang baru saja mengulan semester.
jika engkau bertanya tentang makna waktu 1 bulan, cobalah bertanya kepada seorang karyawan yang telat mendapat gaji bulanan.
jika engkau bertanya tentang makna waktu 1 pekan,cobalah bertanya kepada seorang redaktur tabloid.
jika engkau bertanya tentang makna waktu 1 hari,cobalah bertanya kepada seorang single mother dengan 7 anak yang masih kecil.
jika engkau bertanya tentang makna waktu 1 jam,cobalah bertanya kepada seorang pria yang tengah menunggu pasangannya di sebuah taman.
jika engkau bertanya tentang makna waktu 1 menit,cobalah bertanya kepada seorang calon penumpang yang baru saja ketinggalan kereta.
jika engkau bertanya tentang makna waaktu 1 detik,cobalah bertanya kepada seorang yang baru saja selamat dari kecelakaan lalu-lintas.
jika engkau bertanya tentang makna waktu 0.5 detik,cobalah bertanya kepada seorang atlet lari yang baru saja memenangkan pertandingan.

pesan di atas saya dapat sekitar 7-8 tahun lalu ketika pelajaran agama Islam. pesan sederhana
tapi cukup nampol …😀.
bro, saat ini adalah bulan Maret, mengingatkan saya sekitar 2 tahun lalu, mengalami hal yang
mungkin tak jauh berbeda dengan yang kalian hadapi saat ini. saat2 bahagia karena sudah mendapat pembimbing untuk tugas akhir, mulai dibingungkan dengan judul yang akan diambil. kembali bahagia karena ada usulan dari pembimbing, tarik nafas panjang karena ternyata judul TA-nya terlalu sulit. alhamdulillah, dapet oksigen lagi karena ada kakak angkatan yang pernah ngerjain TA yang mirip..😀. stress lagi karena ternyata banyak materi yang harus dipelajari, ditambah lagi “sang kakak” sudah keburu dapet kerja ato nyangkut di negeri orang untuk sekolah lagi. dan lain-lain.. dan lain-lain ..
saat kita lelah dengan rutinitas dan pekerjaan, mungkin memang ada baiknya kita mengambil waktu untuk rehat sejenak, refreshing, recreation. tapi jangan lupa dengan pesan di atas tetang betapa  pentingnya waktu. maka, pastikan rehat kita benar-benar sebuah “recreation” (re = lagi, kembali; creation = penciptaan, pembentukan), sebuah penciptaan kembali energi-energi yang akan menambah gairah kerja dan produktivitas.
tapi jangan terlalu lama, karena bisa melenakan.
Allah swt. selalu memberikan pilihan jalan kepada setiap hambanya. jalan yang mudah yang kadang melenakan, serta jalan mendaki lagi sulit.
jika kita adalah seorang pendaki gunung, maka saat-saat paling semangat adalah ketika menapaki jalan mendaki lagi sulit serta menemui banyak hambatan baru karena kita yakin bahwa puncak ada di depan sana, dan setelah puncak adalah sebuah jalan turunan.
dan ketika menapaki turunan gunung, adalah saat-saat paling melelahkan dan penuh pemikiran karena ternyata masih banyak puncak gunung untuk didaki dan bahkan lebih tinggi lagi.
ketika Allah swt memberikan tangangan begitu sulit, maka yakinlah bahwa Ia sedang mempersiapkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih hebat.
so, keep on fighting, the hardest wall still far away in front of us.
I’m proud of you, guys..😀

About rahadiansunandar

mendapat kesempatan untuk menikmati pendidikan di TF ITB 2005-2010. sekarang sedang meniti karir di salah satu perusahaan minyak nasional terbesar di negeri tercinta Indonesia.
This entry was posted in self development, semangat pagi !. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s