Chapter #2 : Malam Pertama…

Chapter #2
Malam Pertama…
Setelah lelah menempuh perjalanan panjang, melintasi pulau dan lautan. Sekitar 12 jam kami habiskan untuk sampai ke tanah Borneo ini. Fiuh… akhirnya sampai.

Tiba di PT Badal NGL langsung dianter ke apartemen Nam Nam, mmm…. kira-kira Nam Nam artinya apa ya? Ada yang tahu? Ok, nanti kita cari tahu.

Malam pertama di Nam Nam sudah cukup untuk mengembalikan stamina yang telah lelah meskipun demikian cukup terganggu juga dengan suara berisik dari blower yang berada di setiap ruangan di apartemen ini. Blower ini mengisap udara dari dalam ke luar ruangan agar kenyamanan ruangan terjaga. Ok, tidur dengan nyenyak sebelum menghadapi hari pertama kegiatan Kuliah Kerja.

Wah… sudah pagi. Bangun dengan segar lalu siap-siap “ngantor”, hehe…. Tapi jangan lupa satu hal  penting, makan! Sebelum beraktivitas lebih jauh, sebaiknya kita sarapan dulu. Restoran Nam Nam mulai buka sejak pukul 6 hingga 7.30 pagi untuk melayani sarapan para penghuni. Menu kali ini ada ayam, hati, telur, dan sayur. Sebagai penutup selalu tersedia buah-buahan dan ice cream.

Tujuan pertama adalah training section untuk melaporkan kedatangan sekaligus mendapat arahan kegiatan. Pak Finny dan Ibu Yanti menjelaskan beberapa aturan mengenai kerja praktik di sini. Cukup lama kami berbicara, sekitar satu jam. Dari beberapa hal yang disampaikan, ada hal yang cukup penting, yaitu mengenai keselamatan dan ketertiban. Selain itu juga ada hal yang tak kalah penting, yaitu ucapan Pak Finny: “… satu lagi yang penting, terutama untuk yang perempuan, kalian tahu kan di sekitar kita ini ada beberapa orang dari Yaman? Ya, mereka berasal dari Yaman NGL, mereka sekarang sedang belajar di sini. Saya sampaikan tolong hati-hati… kita kan tidak tahu mereka, kita tidak berprasangka buruk tapi saya sampaikan tolong sangat hati-hati. Ya… siapa tahu kalian mendapat jodohnya kan ? dan untuk yang pria, di sini juga ada mahasiswa dari Samarinda yang sudah datang lebih dulu, ya… silakan berkenalan, siapa tahu jodoh kalian juga dapat di sini. Ok, hati-hati ya..!”. Kira-kira itulah beberapa hal yang disampaikan oleh mereka berdua.

Magic card
Tujuan selanjutnya adalah ke bagian security untuk membuat bedge atau tanda pengenal. Aku dapat katakan bahwa ini adalah kartu sakti karena kartu ini sangat berguna selama kita berada di tempat ini. Kartu ini menjadi identitas kita dan tak boleh hilang karena hanya orang-orang tertentu yang bisa mendapatkan kartu ini. Kartu ini juga dilengkapi dengan sistem kunci otomatis (mungkin ada RFID-nya) untuk memasuki kawasan tertentu.

Selama persiapan pembuatan kartu, kami disuguhkan tayangan profil PT Badak NGL. Kita dapat mengetahui bahwa cadangan gas alam yang ada di Indonesia tergolong melimpah bahkan menjadi salah satu yang terbesar.

Ada dua titik penting penambangan gas alam, yaitu di Natuna sebagai yang terbesar (mencapai 50an Ton Cubic Feet) dan di Badak (mencapai 40an TCF). Lokasi penambangan Badak diketahui memiliki potensi besar dari hasil penelitian tim dari HUFFCO sekitar tahun 1972. Ketika hal tersebut diketahui, sekitar satu tahun kemudian pemerintah Indonesia melalui Pertamina membuka kerja sama dengan perusahaan swasta asing dan membuahkan sebuah deklarasi kerja sama pada tahun 1973. Salah satu kesepakatan kerja sama itu adalah mengenai pembagian hak kepemilikan yang terdiri atas pertamina 55%, HUFFCO 30%, dan JILCO 15%. Pada 1990 terjadi pengalihan saham dari HUFFCO ke VICO dan TOTAL Indonesie, sehingga kepemilikan sahamnya menjadi Pertamina 55%, VICO 20%,  JILCO 15%, dan TOTAL Indonesie 10%.

Pimpinan tertinggi masih dipegang oleh orang dari Pertamina sebagai pemegang saham tertinggi. Struktur PT Badak cukup rumit, tapi aku coba sederhanakan sesuai kebutuhan. Salah satu divisi yang dimiliki PT Badak adalah Manufacturing Division yang di dalamnya terdapat Technical Departement yang membawahi Facilities Engineering Section. Nah… posisi kami ditempatkan, Facilities Engineering Section. Entah hal apa yang dilakukan di seksi ini, belum ada penjelasan, semoga segera aku ketahui. Namun profil singkat mengenai seksi ini adalah bahwa seksi ini bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perbaikan terhadap instrumen yang dipakai dalam proses, sepertinya memang senada dengan ilmu yang diperoleh di Teknik Fisika. Mm… penjelasan lebih jauh akan kita bahas kemudian.

PT Badak ini meghasilkan gas alam cair yang merupakan hasil pengolahan yang tak sederhana dari gas alam dengan berbagai pengotornya. Produk sampingannya adalah LPG. PT Badak mengimpor hasil produksinya ke Taiwan, Jepang, dan Korea.

Itulah kisah singkat tentang proses permohonan badge warga PT Badak, rumit juga proses pembuatan kartu ini. Mulai dari menonton profil PT Badak lalu harus mengisi berbagai form data termasuk cap jari dan pemotretan. Ok, proses permohonan sudah selesai, tinggal menunggu kartunya jadi.

Wah.. sudah pukul 11.30, hampir masuk waktu istirahat. Setelah laporan ke bagian training, kita balik lagi ke apartemen dan … yang pasti, kita makan siang.

Di perpustakaan (yang membosankan)
Setelah makan siang, agendanya terasa membosankan karena kita hanya diminta berkunjung ke perpustakaan lalu mempelajari beberapa lapran Kerja Praktik yang lalu. Daripada bosan duduk, aku keliling perpustakaan, malihat beberapa koleksi yang dimiliki. Wah… ada Encyclopedia Britanica dan Encyclopedia America yang lengkap tapi buka itu yang aku cari, aku manuju  kolom Teknik Fisika. Lumayan, ada beberap salinan laporan KP. Beberapa nama sepertinya aku kenal dan selebihnya entahlah.

Sekilas aku baca beberapa laporan tersebut. Ternyata beberapa istilah membuatku mengalami deja vu. Istilah seperti: boiler, velocity meter, combustion chamber, power turbine, proximity probe sensor, vibration monitoring, dan beberapa istilah lainnya. Wah.. baru kerasa ilmu yang aku pelajari di bangku kulah. Oooo…. ternyata ini gunanya. Baru sadar…

Salah satu laporan berisi tentang pengukuran getaran turbin (turbine vibration monitoring). Kegiatan itu menggunakan sensor getaran sebagai alat bantunya. Selain itu ada juga Kerja Praktik yang memanfaatkna DCS dan PLC sebagai alat bantunya.

Termodinamika, Metode Pengukuran, Teknologi Sensor, Fenomena Transport, dan mata kuliah lainnya yang baru aku benar-benar sadari manfaatnya.

Yup, sudah pukul 15.30, 30 menit lagi jam kerja selesai. Kita harus segera melapor kembali ke bagian training. Laporan selesai begitu juga dengan agenda KP hari ini. Mmm…. cukup membosankan, ga ada hal yang atraktif. Kalo setiap hari seperti ini, bisa mati bosan atau lebih baik diam di apartemen dan nonton HBO atau ESPN, pasti lebih seru…..

Pulang ke apartemen lalu menunggu saat makan malam. Manu malam ini adalah gulai kambing dan grill. Waduh…. kenapa gulai kambing ? apa ga ada makanan lain ?

Akhirnya hanya makan nasi dengan ditemani kendang dan sayur. Kurang kenyang tapi masih ada desert yang menggoda, cukup untuk memenuhi perut yang masih kosong.

Alhamdulillah…. hari pertama selesai, masih ada sekitar 50an hari ke depan, mm… semoga semakin seru dan menarik.

Sebelum tidur, nonton dulu, lumayan dapet “Mr. Bean’s Holiday” dan “Mission Impossible 3”.

Ok, selamat tidur…

***

About rahadiansunandar

mendapat kesempatan untuk menikmati pendidikan di TF ITB 2005-2010. sekarang sedang meniti karir di salah satu perusahaan minyak nasional terbesar di negeri tercinta Indonesia.
This entry was posted in the journey to Borneo. Bookmark the permalink.

2 Responses to Chapter #2 : Malam Pertama…

  1. chandra says:

    waduh telat aq akses web mu mas nandar….aku lg tes ni di pt.badak….sengaja bangun jam 3 krg bt belajar,tp binun apa yg mw diplajari..kira2 soalnya sperti apa ya mas…mohon scptnya dibalas

  2. rahadiansunandar says:

    wah, mas chandra.. mungkin mas mengira saya bekerja ato sedang melamar kerja di PTB. saya hanya kerja praktik di sana sekitar 2 bulan. jadi rasanya kurang tepat klo tanya soal tes PTB. maaf, ya.. tapi klo mas nanti sudah tes, klo boleh berbagi pengalamannya ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s